Waspadai 5 Faktor yang Kerap Kali Memicu Masalah Keuangan Keluarga Muda Ini!

Aug 8, 2019
Sumber gambar: Pixabay


Konflik rumah tangga yang dipicu oleh masalah finansial memang bukan hal yang baru lagi. Apalagi hal yang satu ini paling sering dialami oleh keluarga muda atau yang masih seumur jagung. Hal ini dikarenakan mereka masih awam di dalam mengatur keuangan keluarga muda. Belum memiliki management yang tepat, dipicu lagi dengan kondisi psikis keduanya yang mungkin belum begitu siap untuk berkeluarga, sehingga sering kali berakhir dengan perpisahan, mungkin Anda sendiri juga sudah tidal begitu asing dengan hal semacam ini.

Memang pada dasarnya selain hubungan saling percaya dan juga menjaga komunikasi dengan baik, tidak memungkiri jika kondisi finansial juga termasuk sebuah pondasi penting di saat membangun hubungan rumah tangga. Untuk itulah maka jangan asal menikah jika seandainya Anda belum siap dari segi materi, karena sebenarnya hanya akan menyengsarakan keduanya. Pertengkaran-pertengkaran kecil yang bisa berujung kepada perpisahan, tentunya akan sangat sayang bukan, apalagi jika seandainya nanti sudah memiliki buah hati.

Sebenarnya kondisi semacam ini tak hanya dipicu karena gaji atau income yang diterima kecil, melainkan juga bisa terjadi karena faktor-faktor yang lainnya. Berikut ini diantaranya beberapa hal yang dapat memicu masalah keuangan pada keluarga muda yang wajib diwaspadai, yaitu:

1. Gaya hidup yang berbeda, berasal dari 2 lingkungan atau latar belakang keluarga berbeda, seperti diantaranya adalah kalangan berada dan juga kelas sosial menengah sudah pasti membuat seseorang memiliki gaya hidup berbeda. Satu diantaranya tergolong boros karena sudah hidup tercukupi sejak masih kecil dan yang lainnya sangatlah hemat. Hal ini sudah pasti akan memicu masalah yang berhubungan dengan finansial, karena mungkin salah satunya tidak akan mampu mentolerir kebiasaan dalam pemakaian uang tersebut.

2. Jumlah penghasilan yang berbeda, memiliki istri yang juga merangkap sebagai wanita karir atau bekerja tentunya hal yang membanggakan, apalagi dengan demikian maka nantinya pemasukan untuk keluarga jadi lebih banyak. Namun bagaimana jika seandainya jumlah penghasilan istri lebih banyak dibandingkan dengan suami? Hal inilah yang sering kali memicu konflik karena mungkin istri menjadi ngelunjak dan suami merasa diremehkan.

3. Tidak memiliki rencana keuangan yang jelas, pastinya banyak orang yang asal menikah, kemudian kehidupan keuangan mereka tidak direncanakan dengan baik, tidak ada catatan-catatan untuk mengkalkulasikan jumlah pemasukan dan juga pengeluaran. Hal tersebut sering kali menyebabkan masalah dalam kondisi finansial, karena sudah pasti jika terjadi krisis salah satunya adalah disalahkan karena tidak dapat mengelola keuangan dengan baik.

4. Memiliki utang atau tabungan yang tersembunyi, artinya memang tidak saling percaya antara kedua belah pihak, baik itu suami maupun istri dengan membuat tabungan sendiri atau bahkan berhutang tanpa salah satu pihak tahu, sehingga salah satu pihak akan merasa dibohongi.

5. Sudah membanding-bandingkan diri dengan orang lain, ini juga termasuk hal yang sangat dilarang ketika sudah berumah tangga, apalagi jika seandainya Anda membanding-bandingkan kondisi ekonomi yang dimiliki dengan orang lain misalnya adalah tetangga yang mana income jelas jauh berbeda.

Jadi mulai dari sekarang hendaknya mulailah untuk menghindari hal-hal yang dapat memicu masalah keuangan keluarga muda di atas, jika tidak ingin kondisi pernikahan Anda yang dipertaruhkan. Apalagi tidak bisa dipungkiri jika seandainya di era seperti sekarang ini banyak diantaranya hubungan rumah tangga yang sebenarnya lebih didasari pada kondisi finansial.

Post Comment
Post a Comment

Auto Post Signature