Untuk Pasangan yang Baru Nikah, Enaknya Tinggal di Rumah Kos atau Sewa Apartemen?

Jun 26, 2019

Menjadi pasangan yang baru nikah, saya pernah ngalamin yang namanya tinggal di rumah kos. Tentu ada suka dan dukanya dong yaa. Kebetulan saya menikah dengan suami yang sudah tidak memiliki ayah dan ibu. Jadi saya otomatis tidak memiliki mertua untuk diurus. Sebenarnya dari semenjak bujang suami sudah punya ruamah sendiri di kampung (tempat saya sekarang tinggal). Tapi waktu awal menikah tahun 2015 saya harus menyelesaikan kursus bahasa inggris saya di Jakarta. Jadinya saya dan suami memilih tinggal di rumah kos di sekitaran Depok.

Walaupun ngekos-nya hanya satu bulan saja, banyak suka duka yang saya alami ketika memilih tinggal di rumah kos sebagai pasangan baru. 

Kekurangan Tinggal di Rumah Kos


Untuk kasus saya yang perlu menyelesaikan kursus hanya dalam waktu satu bulan, memilih tinggal di rumah kos adalah solusi yang paling baik waktu itu. Wong cuma satu bulan ini, kalau udah selesai kursusnya, balik lagi ke kampung tinggal di rumah sendiri. Beres. 

Tapi bagaimana dong kalau misalnya ada pasangan baru yang memang bingung mau milih kos atau sewa apartemen untuk ditinggali dalam waktu yang relatif lama? Sekedar sharing pengalaman, tinggal di rumah kos ada kekurangannya tersendiri, yaitu seperti:

Space yang terlalu sempit. Yaps, ukuran kamar kos-kosan yang saya sewa waktu itu tidak terlalu luas. Saya rasa rata-rata kamar kos di Depok emang kurang lebih sama. Ukurannya tidak lebih besar dari 3x3 meter, dengan kamar mandi sudah di dalam. Kebayang enggak sempitnya kayak gimana? 

Sebagai pasangan baru, sesekali saya pengen lah yaa masakin sesuatu untuk suami. Jadi ketika mau masak, kasurnya diangkat dulu, baru bisa ada space buat bikin dapur dadakan. Sedih banget ya? Wkwkwk. Intinya gitu deh, enggak nyaman karena ukuran kamar yang seadanya.

Kurang leluasa berekspresi. Apa coba maksudnya? Hihi. Gini loh, sebagai pasangan baru, saya dan suami tuh sering di lihat "aneh" sama penghuni kos sebelah yang masih mahasiswi unyu-unyu. Jadi rasanya gimana gitu ya. Ketika tidak ada AC di dalam kamar kos, saya jadi jarang tutup pintu, alias pintunya dibiarkan terbuka sedikit agar angin bisa masuk. Eh tapi kadang enggak enak juga kalau dilihat lagi duduk berduaan, ketika si mahasiswi unyu-unyu itu tiba-tiba lewat di depan kamar. Emang enggak lagi ngapa-ngapain juga, tapi tetap aja bawaannya canggung :D

Ribet kalau ada tamu. Di saat ukuran kamar yang seadanya, sudah kebayang kan kalau ada tamu gimana? Emang ada sih beberapa kamar kos yang punya ruang tamu sendiri, tapi kebetulan kamar kos saya waktu itu modelnya enggak seperti itu. Jadi kalau ada tamu harus ketemuan di luar seperti cafe atau tempat nongkrong lainnya.

Kelebihan Tinggal di Rumah Kos


Walaupun ada beberapa kekurangan tinggal di rumah kos, ada juga kok kelebihannya. Salah satunya adalah harga yang relatif lebih murah jika dibandingkan menyewa apartemen atau mungkin membeli rumah bagi pasangan yang baru menikah. Selain itu, kelebihan tinggal di rumah kos menurut saya adalah kita lebih kenal dengan tetangga sebelah. Kalau udah kenal, enggak sungkan buat saling minta tolong kan?

Oiya, biasanya dekat rumah kos banyak warung makan atau warung kelontong yang menjual berbagai macam makanan atau minuman dengan harga murah meriah. Yang udah pernah tinggal di rumah kos pasti paham lah yaa serunya kayak gimana.

Memilih Menyewa Apartemen?

 


Oke, mungkin ada sebagian dari kalian yang akhirnya memilih menyewa apartemen dibandingkan harus tinggal di rumah kos dengan segala keterbatasannya. Enggak masalah sih, tinggal di apartemen menurut saya juga enak banget malah. Walaupun secara pribadi saya belum pernah punya pengalaman, tapi saya bisa membayangkan betapa nyamannya tinggal di apartemen.

Baca Juga: Langkah Memasang Wallpaper pada Dinding Apartemen

Fasilitas yang lengkap mungkin menjadi salah satu pertimbangan yaa? Terus masalah keamanan juga, kalau ada barang yang hilang atau apa gitu, bisa langsung ngelapor ke bagian service-nya. Yang enggak kalah penting bagi pasangan yang baru nikah adalah masalah privasi ya... Sepertinya antara penghuni apartemen yang satu dengan yang lainnya tidak terlalu merasa "kepo" satu sama lain juga kan :D

Kekurangan tinggal di apartemen? Hmmm, mungkin masalah harga, itupun relatif. Ada yang bilang mahal. Tapi untuk yang mampu sewa apartemen sih enggak masalah membayar mahal toh sesuai juga dengan fasilitas yang didapat, bukan? Misalnya yang kerja yang di kota besar seperti di Jakarta, biaya sewa apartemen di Jakarta sebanding dengan standar gaji di Jakarta tentunya.

Jasa sewa apartemen di kota-kota besar sekarang lagi booming banget. Ibu dari teman saya juga menjalani bisnis itu soalnya. Jadi dia membeli unit apartemen selain untuk disewakan ada juga yang untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Baca Juga: Bisnis Tas Bagi Ibu Rumah Tangga

Oiya perlu diperhatikan juga nih buat pasangan yang baru nikah dalam memilih apartemen. Maraknya bisnis jual apartemen di Jakarta juga tidak luput dari adanya penipuan lho! Kalian harus lebih hati-hati dalam memilih apartemen ya!

1 comment on "Untuk Pasangan yang Baru Nikah, Enaknya Tinggal di Rumah Kos atau Sewa Apartemen?"
  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Auto Post Signature