Menentukan Perkiraan Lahir dengan Hitung Usia Kehamilan

by - November 05, 2018

Ilustrasi, Sumber Pixabay.com
Halo moms!

Momen persalinan merupakan momen yang ditunggu para ibu hamil. Namun tak jarang momen persalinan menjadi momen yang membuat ibu hamil cemas. Apalagi bagi para ibu muda yang baru pertama kali merasakan kehamilan. Biasanya ibu hamil bingung menetukan due date atau kapan sih perkiraan lahir. 

Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan ibu hamil untuk menentukan HPL. HPL adalah singkatan dari hari perkiraan lahir. Namanya juga perkiraan, jadi bisa saja melenceng. Entah itu lebih dulu dari hari perkiraan atau bahkan jauh dari hari perkiraan. Namun perkiraan lahir tetap menjadi hal yang penting karena membantu moms untuk bersiap-siap untuk menuju persalinan. 

Salah satu cara yang harus moms lakukan untuk menentukan perkiraan lahir adalah dengan hitung usia kehamilan. Maka hitung usia kehamilan adalah hal yang signifikan. Jangan sampai moms lupa usia kehamilan moms sendiri ya!

Cara yang pertama ini sangatlah mudah, moms bisa menghitung sendiri perkiraan lahir  dari hitungan usia kehamilan dengan hari pertama haid terakhir. Jadi kalau pakai cara ini moms harus mengingat betul kapan moms haid terakhir sebelum moms hamil. Jika lupa kapan moms haid terakhir terutama tanggalnya, moms bisa mengingat siklus haid per 28 hari. 

Kemudian untuk memperkirakan perkiraan lahir, moms bisa menghitungnya dari perhitungan usia kehamilan ya moms. Misalnya moms sudah memasuki usia kehamila 20 minggu maka moms bisa menghitung kapan kira-kira minggu ke-40nya. Karena biasanya proses persalinan akan terjadi di sekitar minggu ke-40 atau selama 9 bulan. 

Cara lainnya dengan HPHT (hari pertama haid terakhir) adalah dengan menambahkan 40 minggu ke tanggal pertama haid terakhir. Maka moms bisa mengetahui tanggal prediksi proses persalinan. 

Selanjutnya untuk mengetahui perkiraan lahir adalah dengan pergi ke rumah sakit secara berkala. Pergi ke dokter kandungan secara berkala dapat membantu moms untuk mengetahui banyak hal. Selain untuk mengetahui keadaan janin yang ada di dalam perut, moms juga bisa mengetahui usia kehamilan. Jika moms sudah mengetahui usia kehamilan moms maka moms sudah tahu minimal bulan apa bayi moms akan lahir nanti.

Pergi ke dokter kandungan juga tidak ada salahnya karena biasanya dokter juga sudah bisa menentukan kapan due date moms. Hal ini dikarenakan dokter sudah menggunakan alat USG yang bisa mengetahui hal tersebut.

Jika moms memilih pergi ke dokter kandungan untuk mengetahui perkiraan lahir maka sebaiknya moms harus pergi ke dokter di awal- awal kehamilan. Alangkah baiknya lagi jika moms pergi ke dokter kandungan ketika moms mengetahui hamil dengan alat cek kehamilan di rumah. Kenapa begitu? Karena dengan datang lebih awal di masa kehamilan, maka perkiraan lahir akan lebih akurat. Hal ini terjadi karena perhitungan usia kehamilan masih mudah  dilakukan. Namun jika moms pergi ke dokter kandungan di kehamilan yang sudah tua, maka keakuratan perkiraan lahir akan kurang tepat. Maka jangan menunda untuk pergi ke dokter kandungan ya moms! Oiya, moms juga bisa lhoo pergi ke bidan yang sudah menggunakan alat USG.

Perkiraan lahir dengan menggunakan hitungan usia kehamilan di atas bisa menjadi referensi yaa buat moms semua yang akan hamil. Moms sebaiknya tidak melupakan usia kandungan ya! Karena jika lupa maka bisa membahayakan diri sendiri dan juga bayi yang ada di dalam perut. Seperti yang kita ketahui jika proses persalinan sulit untuk dipresiksi. Terkecuali jika moms berencana melakukan operasi caesar yang waktunya bisa moms tentukan sendiri kapan akan melahirkan. 

Semoga artikel ini bermafaat ya moms!

You May Also Like

2 comments

  1. HPHT kayanya lebih akurat ya mba krn usia kehamilan dari usg itu berubah2 banget krn dihitungnya berdasarkan rasio pertumbuhan kepala dan anggota badan. Makanya penting banget inget HPHT

    ReplyDelete
  2. Wah ternyata bisa di prediksi ya, baru tau saya

    ReplyDelete