Yuk! Dukung dan Sukseskan Program Imunisasi MR Fase II

by - July 31, 2018


Hello Moms! Tidak terasa yaa besok udah masuk bulan Agustus aja... Kalau ngomongin tentang bulan Agustus kira-kira apa yang terlintas pertama kali di kepala? Kalau saya, pastinya 17 Agustusan dong! Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Nah, ada satu lagi nih yang harusnya melekat di hati dan pikiran kita ketika mendengar kata "Agustus" yaitu bulannya Imunisasi Vitamin A dan juga imunisasi Campak dan Rubella. 

Hayooo bund, udah pada aware belum tentang pentingnya imunisasi? Imunisasi kan salah satu cara yang paling efektif untuk mengkampanyekan program kesehatan. Nih ya, sejak imunisasi pertama kali diperkanalkan, sudah banyak angka kecacatan dan kematian akibat penyakit menular yang bisa dikurangi bahkan bisa mengeliminasi beberapa penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

 

Saya melalui postingan kali ini mau sedikit berbagi informasi nih bunda dan ada sedikit ilmu yang saya mau share tentang pentingnya imunisasi campak dan rubella. Kebetulan hari Senin kemarin (30/7/2018) saya berkesempatan mengikuti Seminar dan Pelatihan "Advokasi untuk Kampanye Imunisasi MR Fase II dan Surveilans PD3I".

Acara yang berlangsung dari Pukul 08.30 sampai dengan 16.00 WITA di Hotel Aston Inn Mataram tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Acara seminar dan pelatihan ini dilaksanakan di 14 kota di seluruh Indonesia dan Lombok adalah salah satunya.


Acara ini diikuti oleh tidak hanya Pengurus Pusat IDAI, Dinas Kesehatan dan WHO, namun juga ada Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Seminar dan pelatihan dalam rangka sosialisasi imunisasi Measles dan Rubella (MR) ini membahas tentang lima poin utama yaitu:
1. Global Progress in Measles Elimination and Rubella Control;
2. Masalah Penyakit Campak dan Rubella di Indonesia;
3. Strategi untuk Eliminasi MR di Indonesia;
4. Keamanan Vaksin M;
5. Advokasi Imunisasi untuk Mengatasi Keraguan Imunisasi dan Antivaksin.

Jadi, apa nih yang saya peroleh dari mengikuti kegiatan seminar sosialisasi imunisasi MR ini? Banyak sekali dong pastinya! Kita mulai dari pengenalan apa itu Measles dan Rubella ya moms.

Apa itu Measles dan Rubella (MR)

Penyakit Measles (Campak) dan Rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran nafas yang disebabkan oleh virus. Siapa aja yang beresiko tinggi tertular Campak dan Rubella? Anak-anak adalah kelompok pertama yang rentan tertular Campak dan Rubella. Selanjutnya adalah kelompok orang dewasa yang belum pernah mendapatkan imunisasi Campak dan Rubella atau yang belum pernah mengalami penyakit ini sebelumnya.

Bahaya enggak sih kalau terkena penyakit Campak dan Rubella ini?  
Tentu jawabannya adalah sangat berbahaya! Campak sendiri dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian. Rubella biasanya kalau menyerang anak kecil tergolong dalam penyakit ringan. NAMUN karena Rubella ini menular, maka anak yang terjangkit Rubella bisa jadi menularkannya ke ibu hamil. SEDANGKAN ibu hamil jika sudah terkena Rubella pada trimester pertama maka akan sangat mungkin melahirkan anak yang cacat. Sedihnya, kalau udah cacat dari bayi maka penyakitnya udah enggak bisa disembuhkan seumur hidup. Hiiksss...

Hal yang lebih menyedihkan lagi, bayi yang terlahir dari ibunya yang tertular Rubella kemungkinan akan mengalami yang namanya kelainan jantung, kelainan mata (katarak), tuli, keterlambatan perkembangan dan kerusakan jaringan otak.

Tuh, kebayang enggak?! Seharusnya dan sudah waktunya kita semua tuh aware dan mendukung program imunisasi Campak dan Rubella ini! Udah enggak jaman deh yaaa takut imunisasi. Penyakit jaman sekarang tuh udah banyak bentuk dan macamnya. Imunisasi ini adalah salah satu upaya kita untuk mencegah penyakit itu datang.

Kalau udah kena Campak dan Rubella, bisa sembuh?
Sayang banget, tidak ada pengobatan untuk Campak dan Rubella. Namun tentunya penyakit ini dapat dicegah dengan cara imunisasi dan vaksin MR. 

Apa itu Vaksin MR?

MR adalah singkatan dari Measles (kalau bahasa Indonesianya kita sebut Campak) dan Rubella. Jadi vaksin MR adalah kombinasi dua vaksin sekaligus yaitu vaksin Measles/Campak (M) dan Rubella (R). Vaksin MR ini hadir sebagai perlindungan terhadap penyakit Campak dan Rubella.

Nah, kalau dua vaksin digabungin gitu emang aman?
Aman dong moms. Jika sampai vaksin MR ini marak dikampanyekan dan dilaksanakan di seluruh dunia tentunya sudah teruji keamanannya melalui penelitian yang sangat panjang. Enggak mungkin dong pemerintah mau membahayakan rakyatnya sendiri. Vaksin MR ini sangat direkomendasikan oleh WHO dan sudah mendapat izin edar dari Badan POM. Vaksin jenis ini sudah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia.

Mitos Seputar Vaksin

Walaupun pemerintah telah mengeluarkan biaya triliunan rupiah untuk melindungi anak-anak kita dari bahaya penyakit Campak dan Rubella, masih adaaa ajaaa yang menyebarkan mitos-mitos enggak bener seputar vaksin atau imunisasi. Mitos-mitos yang enggak bener ini kemudian menimbulkan keresahan dan keraguan di masyarakat. Misalnya aja mitos yang terkait dengan beberapa hal di bawah ini:

1. Vaksin itu berasal dari Babi, Haram.
It's a big NO ya moms! Vaksin itu diujikan pada sempel darah yang terinfeksi, jadi enggak ada kaitannya dengan babi. Jadi sebenarnya vaksin itu hukum awalnya adalah mubah (boleh) berdasarkan atas fatwa MUI No.4 Tahun 2016:
"Imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu. Dalam hal jika seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen yang mengancam jiwa, berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya maka imunisasi hukumnya wajib".
2. Vaksin menyebabkan autisme.
Tentu mitos ini tidak benar ya moms! Sebenarnya bukan hanya imunisasi Campak dan Rubella, jenis imunisasi apapun sampai saat ini belum ada data dan bukti yang mendukung bahwa vaksin dapat menyebabkan autisme. 

3. Pemberian dua vaksin sekaligus itu bahaya.
Bukti ilmiah menunjukkan bahwa memberikan dua vaksin sekaligus (Campak dan Rubella) dalam waktu yang bersamaan tidak mengakibatkan efek samping yang negatif pada sistem imun anak. Sebenarnya malah vaksin kombinasi itu mengurangi biaya dan waktu serta mengurangi rasa tidak nyaman anak dengan mengurangi jumlah suntikan.

4. Anak tetangga saya tidak pernah diimunisasi, sehat-sehat aja.
Alhamdulillah kalu gitu... bersyukur banget deh kalau anaknya sehat-sehat aja walau tanpa imunisasi. TAPI nih yaa siapa yang jamin di masa tua/dewasanya nanti dia baik-baik saja? Yang hidup di dunia ini kan enggak cuman anak tetangga yang terlihat "sehat" itu. Jutaan anak di Indonesia lainnya juga berhak mendapat perlindungan. Nah, salah satu caranya adalah melindungi anak kita terlebih dahulu, dengan cara imunisasi itu dapat mencegah penularan berbagai penyakit.


Nih yaaa.. mereka tuh udah bela-belain mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran untuk melindungi anak-anak kita dari berbagai macam penyakit berbahaya. Pemerintah juga udah ngeluarin dana yang fantastis, triliunan, untuk menyukseskan Program Nasional Imunisasi MR Fase II ini. Masa iyaa hati kita enggak tergerak sedikit pun dan masih aja percaya sama mitos yang belum terbukti secara ilmiah?

Oke. Saya Dukung Imunisasi MR Fase II! Gimana Caranya?

Alhamdulillah... Ada beberapa hal  yang perlu diperhatikan sebelum imunisasi dan juga hal yang dilakukan pada hari-H Imunisasi MR. Catet yaa moms...

  1. Imunisasi MR diberikan kepada semua anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun.
  2. Anak yang telah mendapatkan imunisasi Campak sebelumnya juga diharuskan mendapatkan vaksin MR ini untuk memastikan kekebalan penuh terhadap Campak dan Rubella.
  3. Pada hari H imunisasi, pastikan anak bunda sudah makan sebelum divaksin dan datanglah tepat waktu ke pos imunisasi terdekat.
  4. Sampaikan kondisi kesehatan anak bunda ke petugas (misalnya ada riwayat penyakit, pengobatan yang dijalani, ada cacat bawaan, kelahiran prematur, alergi atau adanya riwayat reaksi setelah imunisasi sebelumnya).
  5. Kalau udah imunisasi, jangan langsung pulang. Tunggu 30 menit dulu di lokasi imunisasi. Lihat ada gejala serius atau tidak pasca pemberian vaksin.
  6. Gejala seperti demam ringan, ruam merah dan bengkak ringan di tempat suntikan adalah reaksi normal yang tidak perlu dikhawatirkan.
  7. Jika ada kejadian serius pasca imunisasi seperti demam tinggi, kejang-kejang dan pembengkakan di tempat suntikan maka bawa segera anak ke puskesmas/rumah sakit terdekat.
  8. Imunisasi MR ini gratis alias tidak dipungut biaya apapun. Walaupun melalui dokter spesialis anak juga gratis kok untuk vaksinnya. Cuman kalau melalui dokter spesialis ya biaya konsultasi, obat dan lain-lain tentu bayar yaa...
Gimana? Sudah jelas belum bund? Nah, biar lebih paham lagi masalah imunisasi ini, sekarang sudah ada satu aplikasi kesehatan anak pertama di Indonesia yang memungkinkan kita para orang tua untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai imunisasi, perkembangan dan pertumbuhan anak kita. Nama aplikasinya adalah PrimaKu. 

Pengenalan Aplikasi PrimaKu ini juga merupakan salah satu dari rangkaian acara dalam seminar yang saya ikuti kemarin. Aplikasi ini penting banget diunduh oleh para orang tua jaman now yang sayang dan perhatian akan pertumbuhan dan perkembangan anak.


Aplikasi PrimaKu ini dapat didownload di Google Play dan juga App Store. PrimaKu memiliki empat fitur utama yaitu Jadwal Imunisasi, Grafik Pertumbuhan, Perkembangan Anak dan Artikel.

Pada fitur Jadwal Imunisasi: orang tua dapat melihat imunisasi apa saja yang sudah diberikan dan yang seharusnya akan diberikan berdasarkan usia anak masing-masing. Jadi kita tidak akan lupa dan melewatkan imunisasi yang sangat penting untuk anak.

Pada fitur Grafik Pertumbuhan: kita sebagai orang tua bisa memantau langsung tentang pertumbuhan anak sesuai umurnya misalnya berdasarkan berat dan tinggi badan apakah bermasalah atau tidak.

Pada fitur Perkembangan Anak: memungkinkan kita untuk mendeteksi perkembangan anak dengan cara menjawab beberapa pertanyaan.

Pada fitur Artikel: terdapat begitu banyak informasi penting terkait kesehatan anak yang harus dan penting diketahui oleh para orang tua.

--

Yuk moms langsung download aplikasinya sekarang juga. Saya sudah download dooong kemarin! Kebetulan dapet wifi kenceng banget di hotel tempat seminarnya berlangsung wkwkwk. 

Okedeh, segitu aja dulu sharing dari saya. Semoga bermanfaat. Yuk dukung dan sukseskan program imunisasi MR Fase II ini ya! :)


You May Also Like

0 comments