Life of A Joyful Mama

Pentingnya Pendidikan dan Pemilihan Jurusan yang Tepat Sebagai Penentu Masa Depan

Jan 12, 2018
source: Pixabay

Perubahan zaman yang bergerak dengan sangat cepat menciptakan pembaharuan-pembaharuan di berbagai sektor, mulai dari perubahan budaya masyarakat khususnya di negara-negara maju dan berkembang dengan pola hidup masyarakatnya yang terus bergerak maju. Seiring dengan meningkatnya tingkat kebutuhan setiap individu dalam berbagai hal, mulai dari kebutuhan primer, sekunder hingga tersier yang dipicu oleh gaya hidup setiap individu yang dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Adanya pergolakan dalam perkembangan zaman yang seolah tidak terkontrol lagi membuat setiap orang harus bekerja keras untuk bertahan hidup di tengah gejolak globalisasi yang dimonopoli oleh para kaum borjuis.

Di beberapa sektor lahan industri, khususnya yang mempekerjakan ratusan bahkan ribuan buruh dengan kerja ekstra namun dengan standar gaji buruh yang seolah mencekik para buruh di tengah globalisasi yang sedang meledak-ledak ini. Semboyan waktu adalah uang terus memonopoli pola pikir masyarakat untuk mendongkrak kekuatan dan menguras tenaga selama 24 jam untuk mengumpulkan uang sebagai fondasi bertahan hidup, menghadapi kerasnya kehidupan tidak jarang memicu frustrasi beberapa kalangan sehingga memutuskan untuk mengakhiri hidup. Indonesia secara khusus merupakan salah satu negara berkembang dengan tingkat pengangguran yang terus bertambah setiap tahunya menjadi bukti kerasnya persaingan dalam berburu uang.

Kreativitas menjadi hal yang sangat unggul untuk dikembangkan pada pribadi setiap individu, kreativitas dalam mengolah isu sosial, kreativitas dalam menambah value suatu benda, kreativitas dalam mencipta inovasi dan lain sebagainya. Jiwa kreatif akan sangat membatu meningkatkan taraf hidup seorang individu di tengah masyarakat, untuk menjadi pribadi yang kreatif, hal yang perlu diperhatikan adalah sikap berani untuk keluar dari kaidah-kaidah yang sudah ada, berani melanggar pakem dan menjadi kaum minoritas, atau dengan kata lain berani tampil beda agar mampu menciptakan pembaharuan yang bernilai lebih dan cenderung mengikuti perkembangan zaman yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat zamannya.

Kaum kreatif semakin bermunculan di tengah masyarakat, mulai dari kalangan akademisi sampai masyarakat biasa, kemunculannya dipicu oleh berbagai macam hal, mulai dari kejelian dalam menanggapi berbagai perkara isu sosial yang ada sampai karena himpitan ekonomi yang memaksa untuk berfikir keras untuk mendapatkan penghasilan lebih dalam memenuhi kebutuhan hidup atau tuntutan lainnya, seperti tanggung jawab dalam membiayai keluarga, mulai dari menyekolahkan anak, memenuhi kebutuhan makanan, sampai kebutuhan-kebutuhan tak terduga lainnya. Kemajuan teknologi yang memberi kemudahan kepada manusia terkadang memicu sifat malas dan acuh tak acuh manusia, karena menciptakan rasa aman dan terlalu malas untuk keluar dari zona nyaman, sifat seperti ini tentu akan menghambat kreativitas seseorang, maka dari itu sudah menjadi fitrah manusia yang akan menjadi sosok kreatif ketika berada dalam situasi terhimpit, situasi tertentu akan memicu kreativitas setiap orang.

Kalangan akademisi saat ini seolah menjadi pisau bedah dalam mengatasi berbagai macam problem sosial yang bertebaran di mana-mana, peran lembaga pendidikan dalam membentuk pola pikir kreatif seolah menjadi PR tersendiri yang jelas tercatat dalam visi dan misi mereka, sehingga memicu persaingan yang ketat dan berlomba-lomba mencetak alumni berkualitas. Pola pikir seorang akademisi akan tercipta berdasarkan lingkungannya, kreativitas akan tercipta jika lembaga pendidikan tempatnya menimba ilmu kerap memberikan peluang bagi setiap peserta didiknya untuk lebih open minded dalam merefleksi lingkungannya secara positif dan kreatif. pendidikan adalah pisau bedah dalam menciptakan masyarakat kreatif, pola pikir sebagian orang tua tentang pendidikan hanya sebatas jembatan menuju pekerjaan yang mapan terkadang menjadi tembok yang membatasi kreativitas anak-anaknya, hal tersebut tidak sepenuhnya salah, namun beberapa orang tua bahkan terkadang ikut andil dalam menentukan jurusan yang akan dijalani oleh anaknya, beberapa diantaranya tepat sasaran, namun sebagian lainnya justru membuat sang anak jadi kehilangan arah dan tersesat.

Sejatinya, budaya pendidikan di era globalisasi ini khususnya dalam konteks pemilihan jurusan yang akan dijalani selama menimba ilmu merupakan perkara yang sebagian orang anggap sepele, dengan pemikiran selama jurusan tersebut bisa menjadi jembatan agar bisa menghasilkan uang, mengapa tidak. Padahal, pentingnya mengutamakan passion dalam pemilihan jurusan adalah perkara yang tidak bisa dianggap sepele, hal ini akan sangat mempengaruhi kualitas kinerja kita di masa depan. Bekerja dengan keterpaksaan dan bekerja karena kecintaan pada pekerjaan yang dijalani memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap psikologis orang yang menjalaninya, jika dijalani dengan keterpaksaan tentu akan menimbulkan tekanan terhadap kejiwaan yang mengakibatkan frustrasi berlebihan, sehingga mengurangi rasa bahagia yang dirasakan setiap harinya, hal ini dapat memicu tindakan negatif berupa pelarian dari kondisi yang membuatnya tertekan.

Sangat berbeda dengan orang yang menjalani sebuah pekerjaan karena passion, pekerjaan yang sesuai dengan bidang kemampuannya dan tentu hal yang ia cintai, tentu juga berpengaruh terhadap kejiwaannya, hal ini tidak hanya berpengaruh pada kinerja, tetapi juga terhadap kejiwaan pelakunya yang cenderung didominasi oleh perasaan bahagia. Orang yang menjalani pekerjaannya dengan sepenuh hati ketika dihadapkan dengan kesulitan dalam pekerjaannya, ia akan cenderung menganggapnya sebagai tantangan dalam perjalanan karirnya tanpa melihatnya sebagai masalah yang menyusahkan, karena pola pikir kreatif akan senantiasa menjadi solusi bagi seseorang yang berada dibawah tekanan pekerjaan yang ia cintai, ia akan berusaha untuk memberikan hasil yang maksimal untuk menunjukkan dedikasinya terhadap pekerjaannya sebagai bentuk profesionalitas.

Berdasarkan hal-hal diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pentingnya pemilihan jurusan yang tepat saat menimba ilmu menuju jenjang spesialis di suatu bidang adalah hal yang patut dipertimbangkan, melihat hal tersebut akan sangat mempengaruhi kadar kebahagiaan yang akan dijalani di masa depan terhadap pekerjaan yang dijalani, hal ini erat kaitannya dengan seberapa berani dan seberapa tegas kita dalam mengambil andil untuk membuat keputusan jangka panjang yang berdampak besar bagi masa depan kita kelak. Pendidikan adalah hak setiap individu, namun tetap saja uang selalu menjadi penghalang dalam hal ini, jika anda merupakan salah satu orang dengan keinginan yang kuat untuk menyekolahkan anak anda namun terhalang oleh kendala finansial, maka salah satu solusi yang tepat bagi anda adalah dengan mengunjungi website resmi pinjaman24.id yang menyediakan solusi keuangan bagi anda. 
Monily.id merupakan penyedia layanan bebas pinjam berbasis online yang beroperasi di Indonesia dan membantu para konsumen untuk mengajukan pinjaman online non bank, http://www.monily.id/ menyediakan informasi yang dapat dijadikan perbandingan awal dalam menentukan pihak peminjam yang sesuai dengan kebutuhan. Jika anda membutuhkan dana dalam jumlah yang cukup besar dan dalam waktu yang singkat untuk biaya pendidikan anak anda, maka pinjaman24.id yang merupakan layanan pinjaman berbasis online bisa menjadi salah satu pilihan anda, dengan persyaratan tanpa jaminan anda bisa langsung menerima uang di rekening anda dalam waktu yang sangat singkat setelah mengikuti prosedur yang berlaku. 

---
This is a sponsored post, read Disclosure!

1 comment on "Pentingnya Pendidikan dan Pemilihan Jurusan yang Tepat Sebagai Penentu Masa Depan"
  1. Mudah2an anak2 saya bisa sekolah sesuai potensi dan minatnya, jgn ky saya yg ngerasa salah jurusan hehe...

    ReplyDelete

Auto Post Signature