Life of A Joyful Mama

Berobat ke Dokter Spesialis Kulit di Mataram, dr. Farida Hartati

Jan 26, 2018

Beberapa hari yang lalu anak saya Yusuf (14months) tiba-tiba terkena gatal-gatal seluruh badan. Awalnya kayak ada sejenis biang keringat gitu di sekitar kaki dan tangan dan lama-lama menjalar ke bagian muka.

Awalnya saya sempat mikir mungkin emang biang keringat biasa. So waktu itu saya coba ngobatin dengan rajin pakein bedak setelah mandi (karena biasanya dan emang sengaja saya enggak pakein bedak dari lahir soalnya takut bedaknya terhirup). Tapi lama kelamaan gatelnya makin menjadi-jadi dan menjalar ke daerah mata.

Ternyata ada yang aneh, saya pun sempat periksa ke puskesmas. Pada akhirnya saya tahu jenis penyakit kulit yang dialami anak saya bukanlah penyakit yang biasa. Cerita lebih lengkapnya mengenai penyakit gatal yang dialami oleh anak saya nanti akan saya bagikan di postingan yang berbeda yaa (kalau ingat dan kalau sempat :D)

Pada postingan kali ini saya enggak mau berpanjang lebar, hanya mau fokus bercerita mengenai pengalaman berobat ke Dokter Farida, dokter spesialis kulit di Kota Mataram yang menurut saya sangat recommended banget. Siapa tau emang ada yang lagi butuh info dokter spesialis kulit di Mataram.

Awalnya saya tahu tentang dokter Farida ini dari salah seorang kerabat yang dulu anaknya juga pernah mengalami penyakit kulit. Sudah berobat dan cek darah kesana kemari hasilnya nihil. Akhirnya dia ketemu dokter Farida ini dan langsung sembuh. Ketika anak saya terserang gatal-gatal saya langsung ingat kalau kerabat saya pernah cerita, dan akhirnya saya langsung memilih berobat ke dokter Farida ini.

1. Lokasi


Mengenai lokasi, tidak sulit menemukan tempat praktik dokter Farida ini. Kalian yang tinggal di sekitar Kota Mataram pasti sudah familiar dengan Gedung Pasca Sarjana Universitas Mataram (Unram) yang terletak di Jalan Pendidikan. Nah, persis di depan gedung Pasca Sarjana Unram inilah lokasi praktik dokter kulit dr. Farida Hartati.

Gedungnya menyatu dengan Apotik Chifa. Kayaknya emang Apotik Chifa ini ada layanan praktik dokter kulitnya, atau sebaliknya, praktik dokter kulit memiliki toko obatnya sendiri yang bernama Apotik Chifa *eh.

Intinya Apotik Chifa dan klinik dr. Farida ini sama aja yaa.. Jadi kalau dari kejauhan emang yang terlihat pertama kali hanya plang nama Apotik Chifa karena tulisannya besar. Kalau udah ketemu apotiknya otomatis kalian sudah sampai di lokasi praktik dr. Farida.

2. ‎Pendaftaran


Waktu itu saya sampai di lokasi sekitar jam 5 sore. Sebelumnya saya sudah browsing sih di internet kalau praktik dokter Farida buka dari jam 2 siang sampe 6 sore.

Setiba di sana ternyata udah penuh dan yang antri banyak banget. Sempat ditawari sama resepsionisnya untuk daftar keesokan harinya karena dokternya praktik tiap hari (kalau hari Minggu atau hari libur harus janjian dulu).

Saya sempat mengiyakan untuk balik keesokan harinya, tapi tiba-tiba petugasnya melihat kondisi anak saya yang mukanya udah merah dan bentol-bentol akhirnya dia ngerasa kasian kali yaa. Dia bilang mau tanya dokternya dulu semoga mau menerima tambahan satu lagi soalnya kalau pasien anak kecil bisa diprioritaskan.Syukurnya dokternya mau menerima satu pasien lagi dan akhirnya bisa konsultasi hari itu juga. Saya pun mendapat antrian paling akhir yaitu nanti sekitar jam 6 sore.

3. ‎Nunggu Antrian


Menurut saya klinik dr. Farida ini nyaman banget dan bersih. Tempat ngantrinya juga lumayaan, walaupun kursinya enggak terlalu banyak. Fasilitasnya juga oke, ada tulisan Free WiFi-nya deh kalau enggak salah. Cuman karena saya enggak butuh WiFi jadi saya enggak nanyain beneran ada Free WiFi atau enggak.

tempat antri yang nyaman

4. ‎Konsultasi

Sebelumnya saya pernah juga mengalami gatal-gatal di bagian kaki dan sempat berobat ke dokter kulit terkenal di daerah Mayure yang biaya pengobatannya lumayan menurut saya. Tapi tahu enggak, saya bener-bener nyesel kenapa enggak dari awal aja saya tahu kalau ada dr. Farida dokter spesialis kulit di Mataram ini. Beliau tuh informatif dan komunikatif banget. Beda sama dokter kulit yang saya temui sebelumnya. Pas konsul, saya tuh bener-bener dikasi tau dari A sampai Z.

Jadi nih, anak saya menderita penyakit kulit yang namanya eksim. Sejenis kulit yang sangat-sangat sensitif gitu. Munculnya gatal-gatal itu banyak faktornya. Enggak cuman faktor alergi karena salah makanan, bisa jadi karena salah memilih bahan pakaiannya, bisa jadi salah milih sabun mandinya, atau bisa juga karena kena debu sedikit yang dia alergi dengan debu itu. Bisa juga karena faktor lainnya. Intinya saya sebagai orang tua harus pandai-pandai memperhatikan anak saya ini alerginya gara-gara apa.

Dan saya juga ngaku kalau selama ini saya olesin minyak zaitun sebagai home treatment dan beliau bilang itu malah akan memperparah. Pantes aja dari hari ke hari gatalnya kayak berair dan kayak bengkak gitu kulitnya. Ternyata selama ini saya salah :(

So, overall saya puas dan merasa lebih lega setelah berkonsultasi dengan dokter Farida ini. Beliau malah sempat mengambil satu buku yang tebelnya kayak bantal, buku yang isinya tentang penyakit eksim yang diderita anak saya. Di sana banyak penjelasan disertai gambar jenis-jenis eksim mulai dari yang ringan sampai yang paling parah. Intinya dokter Farida ini informatif banget deh.

5. ‎Biaya Pengobatan

Setelah dijelaskan tentang penyakitnya, dokter Farida juga menjelaskan jenis obat yang butuh dikonsumsi oleh anak saya. Yang pertama yaitu salep yang dibuat sendiri oleh dokternya sesuai dosis untuk anak seusia anak saya. Kedua, obat yang diminum, yaitu obat gatal. Karena beliau langsung tahu tanpa saya jelasin kalau anak saya ini sering gosok-gosokin kakinya ke karpet/kasur kalau udah gatalnya kambuh. Untuk dua jenis obat itu total biayanya sekitar Rp 270an ribu. Sedangkan untuk konsultasi dokter biayanya Rp 110ribu. 

6. ‎Hasil

Alhamdulillah, pemakaian obat belum genap empat hari hasilnya sudah terlihat. Sebanding dengan biaya yang dikeluarkan lah. Kebiasaan menggosok-gosokan kaki ke karpet juga langsung hilang dan kulitnya semakin hari semakin membaik dan normal kembali. Alhamdulillah ya Allah..

foto sebelum dibawa ke dokter Farida
Setelah berobat 


Semoga ke depannya penyakitmu enggak kambuh lagi ya nak! :)

Oke, itu dia pengalaman saya berobat ke dokter Farida Hartati, dokter spesialis kulit dan kelamin di Kota Mataram.

Oiya sebagai tambahan informasi, khususnya buat para emak-emak dan mba-mba sekalian, dokter Farida ini juga bisa lhoo buat perawatan kulit biar tambah kinclong mukanya :D

This is a honest review, tulisan ini adalah testimoni asli dan bukan postingan berbayar. Thanks for reading...



9 comments on "Berobat ke Dokter Spesialis Kulit di Mataram, dr. Farida Hartati"
  1. Dari dulu selalu suka kalo ngeliat dokter kulit. Krn kulit mereka sendiri kinclong2 gitu :D. Makanya dulu pas adekku ambil spesialis aku bujuk ambil spesialis kulit dan kelamin aja.. Tapi anaknya ga tertarik, dan lbh milih THT :p. Gagal bisa berobat gratis hahahah

    ReplyDelete
  2. Ada no hp buat daftar gak di apotiknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Langsung dateng aja mas, sy gk punya kontaknya

      Delete
  3. Ada contact yg bs di hub ke dokternya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Langsung dateng aja ya mba, gk punya kontaknya

      Delete
  4. UNTUK BPJS DITERIMA YA BU???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmmm kurang tau pak, mngkin bisa ditanyakan langsung ke sana

      Delete
  5. Buk bisa daftar dulu ndk sebelum mulai praktiknya misalnya kan pratiknya jam 2, bisa daftar dulu ndk misal jam 1 biar pertama dapet?

    ReplyDelete

Auto Post Signature