Life of A Joyful Mama

Image Slider

Halo, I am Baiq Rosmala Dewi, a mom-blogger who lives in Lombok Island.
Read More About Me →

Welcome to www.nyonyabaiq.com: Akhirnya Punya Domain Sendiri!

Jan 28, 2017

Wew, akhirnya punya domain sendiri. Alhamdulillah.
Setelah sekian lama menimbang-nimbang, akhirnya pilihan nama domainnya jatuh kepada www.nyonyabaiq.com.

Kenapa sih pengen punya domain TLD (top level domain)? Alasannya biar saya rajin update blog. Karena saya orangnya lumayan males, apalagi ngelihat blog saya yang masih gratisan. Bawaannya pasti nunda-nunda terus. Setelah memiliki domain atas nama sendiri kan bayar tuh tiep tahunnya. Nah, rugi dong kalau enggak rajin update blog :D

Anyway, tentang blog www.nyonyabaiq.com ini isinya masih campur-campur. Tapi saya usahakan artikelnya membahas hal-hal seputar dunia wanita saja. Mulai dari curhatan menjadi seorang mama baru hingga berbagi cerita pengalaman tentang kesehatan wanita, dan lain sebagainya.

Udah, itu doang. Di postingan ini saya enggak mau berpanjang lebar. Intinya welcome to my new blog ya! :)
Mohon maaf isi dan tampilannya masih acak-acakan karena masih under construction :D

Baca Juga:
Pengalaman Membeli Domain di Rumahweb: Gratis Biaya Setting ke Blogspot.

Oiya, saya juga ada blog berbagi info tentang indahnya kehidupan di Pulau Lombok lhoo. Enggak cuman tentang Lombok aja sih, ada juga info seputar Hobby saya, berenang. Isinya juga masih terbilang campur aduk sih, silahkan teman-teman mampir juga di blog saya baiqrosmala.com :)
(kalau mau, enggak mau juga gapapa kok :D)

Pengalaman Membeli Domain di Rumahweb: Gratis Biaya Setting ke Blogspot

Yeay! Blog nyonyabaiq sekarang udah TLD (Top Level Domain)! Senangnyaa ^^
Bagi yang belum tahu kenapa saya akhirnya memilih memiliki domain sendiri, baca dulu ya postingan saya yang ini: Welcome to www.nyonyabaiq.com: Akhirnya Punya Domain Sendiri!

Sebagai bentuk rasa puas saya atas pelayanan Rumahweb ketika saya membeli domain kemarin, pada postingan kali ini saya mau berbagi pengalaman menyenangkan ketika membeli domain di Rumahweb.com.

Jadi, pada awalnya ketika saya memutuskan untuk beralih ke TLD, saya searching dulu di internet tentang penyedia hosting dan domain yang ada dan terkenal di Indonesia. Setelah membaca beberapa pengalaman blogger yang membeli hosting dan domain di Rumahweb, akhirnya saya mantep memilih Rumahweb. Walaupun akhirnya saya hanya membeli domain saja, pelayanan dari Rumahweb bagi saya sangat memuaskan.

Kenapa memilih Rumahweb? Alasannya karena harganya enggak terlalu mahal, enggak terlalu murah juga. Rumahweb juga emang enggak asing sih di telinga saya. Udah lumayan terkenal lah yaa memiliki layanan yang oke.

Nah, layanan Rumahweb yang memuaskan sudah saya buktikan sendiri. Setelah beberapa waktu yang lalu saya mantap untuk membeli domain www.nyonyabaiq.com di Rumahweb, kendala utama yang saya hadapi adalah bagaimana cara setting custom domain itu ke blog saya yang ada di blogspot ini. Maklum, saya kan orangnya masih awam tentang dunia blogging. Banyak istilah-istilah yang masih asing bagi saya.

Sebenarnya pihak Rumahweb sudah menyediakan tutorial bagaimana cara melakukan setting custom domain ke blogger/blogspot. Tapi yaa kembali lagi, saya orangnya gaptek. Walaupun tutorialnya sudah lengkap, tetap saja saya masih kurang paham. 

Sempat saya searching juga waktu itu, kira-kira ada enggak yaa yang jual jasa/layanan setting domain ke blogspot? Ternyata ada! Dan setelah nanya harga, dia mintanya 100ribu! Wew, hampir sama dong dengan harga domainnya! Menurut saya terlalu mahal -_-

Iseng-iseng lah saya nanya ke Customer Service di Rumahweb. Setelah email saya dibalas, rasanya seneng banget! Ternyata Rumahweb dengan senang hati membantu setting custom domain ke blogspot secara cuma-cuma alias Gratis! 

Akhirnya saya buru-buru membeli domain di Rumahweb.com. Setelah selesai membeli domain, saya menginfokan ke bagian teknis untuk memberikan info akun blogger saya. (tenang, data-data insyaallah aman. Setelah setting selesai, teman-teman bisa langsung ganti password) Dan tadaaaa! Enggak nyampe dua jam setelah itu, blog www.nyonyabaiq.com sudah bisa diakses! Yeay!

Oiya, sebagai catatan buat teman-teman yang ingin membeli domain di Rumahweb. Nanti ketika melakukan transfer, usahakan bukti transfernya didokumentasikan ya! Khususnya yang transfer malem-malem di atas jam 9. Soalnya saya kemarin tranfer pakai mobile banking. Karena enggak ngeh harus upload bukti transfer, saya tidak sempat menscreenshot notifikasinya. Alhasil, proses verifikasi pembayaran dari pihak Rumahweb sempat gagal/tertolak. Namun setelah saya konfirmasi ke bagian billing Rumahweb akhirnya saya bisa konfirmasi ulang pembayaran dengan cara mengupload screenshot mutasi rekening saya. Beberapa menit setelah itu, alhamdulillah status pembayaran domainnya telah berhasil terverifikasi :)

Oke, itulah pengalaman menyenangkan membeli domain di Rumahweb.com. Semoga review yang singkat ini dapat bermanfaat bagi teman-teman yang sedang bingung mencari penyedia web hosting or domain terbaik. Kalau mau baca review lebih lengkap, teman-teman bisa searching langsung di mbah gugel. Nanti bakal muncul banyak review positif tentang RumahWeb Indonesia, salah satunya adalah dari webhostingterbaik.id yang sudah terkenal memberikan informasi lengkap mengenai web-web penyedia hosting terbaik di Indonesia.

Alright, thanks for reading guys and See you on my next posts ;)


Alhamdulillah, Muncul Dua Garis :)

Jan 22, 2017
magazine.orami.co.id


Halloo!!!

Kali ini saya mau berbagi cerita mengenai pengalaman pertama kali testpack setelah proses menunggu sekian lama.. Hiihii agak lebay sedikit gapapa yaa..

Soalnya, kemunculan dua garis merah di TP itu bagi saya sesuatu banget. Karena saya dan suami sudah menikah sekitar satu setengah tahun lamanya. Walaupun sebenarnya setelah sebulan menikah saya ditinggal suami bekerja ke luar negeri sana. Gak sampai setahun sih ditinggalnya, tapi menjalani hidup sendiri tanpa suami selama delapan bulan bagi saya sudah lumayan bisa bikin hati galau gak karuan :D


Sebenarnya suami saya sudah balik bulan November 2015 yang lalu. Dan dua garis merah yang ada di TP itu adalah hasil tes awal Februari 2016. Jadi sekarang usia kehamilan saya sudah memasuki usia tujuh bulan.

Terhitung dari November 2015 sampai Februari 2016 (kurang lebih 4 bulan) saya dan suami telah mencoba berbagai usaha agar segera diberikan rejeki anak oleh Yang Maha Kuasa. Mulai dari menerapkan pola hidup sehat sampai mengikuti program hamil (promil) di dokter kandungan. Berkonsultasi dengan keluarga dan kerabat yang sudah memiliki pengalaman juga sering saya lakukan. Intinya, setelah berbagai usaha yang kami jalani akhirnya membuahkan hasil yang membahagiakan :)

Mungkin lain kali akan saya bahas mengenai usaha apa saja yang sudah saya lakukan selama empat bulan itu dalam postingan yang berbeda. Postingan kali ini cuman ingin berbagi sedikit cerita mengenai kebahagiaan saya (dan suami) ketika melihat dua garis itu muncul di TP untuk pertama kali.

Sebenarnya yang lucu itu suami saya. Ketika TP pertama kali, dia kaget bin terharu setengah mati hihi. Dengan muka yang menurut saya masih kurang percaya. Tapi intinya dia ngerasa bahagia (tentunya!).

Nah, mungkin kalau istri-istri lain cukup TP sekali atau dua kali sudah ngerasa yakin kalau mereka hamil. Suami saya ini lhooo, nyuruh saya TP sampai empat kali!!!. Nggak tahu karena masih ragu atau karena dia sangking bahagianya jadi nyuruh saya TP melulu heuheuheu..

Pertama kali test, saya sembunyi-sembunyi di dalam kamar mandi. Karena saya mikirnya ngasi tahu suami itu entar aja kalau udah bener-bener pasti. Eh ternyata muncul dua garis! Akhirnya saya cepat-cepat ngasi tahu suami. Dan reaksinya seperti yang sudah saya jelaskan tadi, bahagia tapi (masih seperti) kurang percaya! Hahaha

Besok paginya suami pengen lihat sendiri proses melakukan TP itu gimana (duh!), dia penasaran, pengen test sendiri, pengen lihat hasilnya sendiri. Intinya begitu... Saya pun nurut aja. Akhirnya pagi-pagi saya bangun untuk TP lagi ditemani sang suami. Hasilnya tetap sama :)

Tapi ternyata nggak sampai di situ lhoo teman-teman! Dikarenakan TP yang saya pakai waktu itu yang harganya murah (Saya beli di minimarket waktu itu sekitar Rp 2ribu), suami pengen aku TP lagi! Dia akhirnya beli sendiri TP yang mereknya sensitif di apotik yang harganya sekitar 24ribu. Katanya biar lebih meyakinkan aja -,-.

Hmmm, hasilnya pun sama. Dua garis merah terlihat jelas (lihat gambar di atas). Alhamdulillah...
Sampai di sini saya udah TP sebanyak tiga kali. Yang keempat kalinya gimana?

Well, pas tahu udah hamil, saya dan suami memutuskan untuk periksa ke dokter. Tapi karena jadwal praktik dokter yang bentrok mulu sama kegiatan suami akhirnya kami putuskan untuk ke puskesmas terdekat aja.

Sampai puskesmas saya ditanya "Sebelumnya sudah TP belum mba?"
Eh suami tiba-tiba nyeletuk, "Belum bu bidan! Ini kita kemari karena ingin TP soalnya istri saya sudah terlambat 10 hari"

Whattt? Ahhh jadilah saya TP untuk keempat kalinya wkwkwk...
Hasilnya pun sama (ya iyalah :D)

Abis itu, bu bidan ngasi buku pink (buku kesehatan ibu dan anak gitu), ngecek tekanan darah, ngisi data-data tentang saya dan suami. Dan terakhir, saya disuruh ke lab untuk periksa darah. Udah deh!

Alhamdulillah, itu cerita sekitar 7 bulan yang lalu yang menurut saya lumayan lucu. Setelah empat kali TP akhirnya suami saya puas juga. Sekarang dia suka senyum senyum sendiri deh kalau inget kejadian itu Hihi..

Oke kawans, itulah sedikit cerita tentang pengalaman TP untuk pertama kali. Tunggu cerita pengalaman seputar kehamilan berikutnya yaaa!




Mitos Seputar Jenis Kelamin Bayi Dalam Kandungan

pixabay.com

Hallo good people!

Setelah sebelumnya saya memposting tentang 5 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Positif Hamil, dalam postingan kali ini saya mau baerbagi tentang mitos-mitos yang beredar di tengah masyarakat terkait jenis kelamin bayi yang ada dalam kandungan.

Setelah melakukan test pack enam bulan yang lalu, usia kehamilan yang sekarang sudah memasuki 30 minggu emang sudah saatnya saya harus periksa ke dokter kandungan. Pemeriksaan pada usia kehamilan 7 bulanan ini tidak hanya penting untuk mengetahui perkiraan jenis kelamin bayi, tapi juga mengetahui posisi bayi yang ada dalam kandungan apakah sudah benar atau masih dalam posisi sungsang. Jika posisi sungsang, maka tentunya masih ada waktu untuk "membujuk" si debay untuk berputar ke arah jalan lahir.

Anyway kalau membahas jenis kelamin bayi yang ada dalam kandungan, ibu hamil yang tinggal di daerah seperti saya mungkin sudah pernah mendengar berbagai mitos yang beredar di masyarakat. Ketika melihat perut bumil yang sudah besar, banyak orang yang kemudian mendadak menjadi "peramal". Mereka biasanya menebak-nebak jenis kelamin yang ada dalam kandungan berdasarkan bentuk dan ukuran perut. Bahkan ada juga yang menebak hanya dengan melihat raut atau garis wajah si bumil. Waaah hebat sekali yaa?

Kalau di daerah saya, berbagai mitos yang beredar di masyarakat terkait jenis kelamin bayi yang ada dalam kandungan umumnya seperti:

Perut Bulat dan Melebar Kesamping

Jika bentuk perut bumil bulat dan melebar ke samping, kata orang-orang bayi yang ada dalam kandungan berjenis kelamin perempuan. Hmm, saya kurang paham juga sii kenapa sampai muncul teori seperti ini. Tapi yaaa namanya juga mitos hehe..

Perut Mancung ke Depan

Nah, kalau bentuk perut bumil lonjong atau mancung ke depan katanya sii debay nya pasti laki-laki. Saya sering mendengar kalau mitos ini muncul karena umumnya laki-laki memiliki badan yang lebih panjang ketimbang perempuan. Makanya kalau perutnya mancung ke depan diperkirakan bayinya berjenis kelamin laki-laki :D

Kalau Muka Ibunya Kusam

Oke, yang ini menurut saya rada-rada aneh. Banyak orang yang mengaku bisa menebak jenis kelamin dalam kandungan berdasarkan kondisi muka ibunya. Misalnya nih, kalau muka si bumil kucel dan kumel bin kusam maka biasanya debaynya laki-laki. Karena katanya kalau muka kusam itu diakibatkan si bumil males bersihin dan merawat muka, seperti umumnya laki-laki yang cuek terhadap penampilan. Sebaliknya, kalau si bumil rajin membersihkan wajah dan merawat kecantikan kulit maka biasanya debay dalam kandungan berjenis kelamin perempuan. 

Yaaah, kalau kebetulan emang males dandan gimana? Berarti debaynya cowok? Terus misalnya hari ini muka kusam, besoknya pas ada kondangan si bumil dandan cantik-cantik, itu gimana? Nah lhoo hihi...

Wajah Bumil Jerawatan

Baiklah, seharusnya kalau dianalisa, wajah bumil yang suka jerawatan pasti disebabkan karena bumil jarang bersihin muka kaaan? Kalau begitu, sesuai mitos sebelumnya, kalau jarang bersihin muka berarti debay nya nanti laki-laki. Tapi ternyata kebalikannya! Banyak ibu-ibu yang bilang kalau wajah si bumil banyak jerawatnya biasanya debaynya nanti perempuan! Ahh, mitosnya nggak nyambung doong? Hehe, namanya juga mitos -,-

Bumil Males Beresin Rumah

Baiklah, kadang saya suka males beresin rumah (sebenarnya sering, keseringan malah :D).. Kata orang, kalau bumil males beres-beres, males bersihin dan rapiin rumah, males ini itu, si debay yang ada dalam kandungan udah pasti laki-laki. Kenapa yaa? Apa karena kebiasaan laki-laki yang males beresin rumah karena sudah ada istri or emak yang beresin? Ah nggak juga lah yaa menurut saya. Karena suami saya kadang mau kok bantuin beresin rumah kalau istrinya yang hamil ini badannya pegel-pegel hehe..

Kulit Menjadi Kehitaman

Kalau yang ini emang saya sedang mengalaminya. Tiba-tiba ada beberapa area kulit yang berubah warna menjadi keabuan atau "agak" hitam. Seperti daerah leher dan bagian perut (disekeliling pusar). Garis lurus dari atas sampai bawah perut juga terlihat dengan jelas dan berwarna hitam. Tapi kata bidan, emang itu bawaan alami kehamilan kok hehe. Tapi, mitosnya siih, kalau kulit yang kehitaman itu pertanda bahwa debay yang ada dalam kandungan berjenis kelamin perempuan :)

Suka Makan yang Pedes-pedes

Di tempat saya, banyak ibu-ibu yang bilang kalau bumil yang dari trimester pertama suka makan rujak dan makanan pedas lainnya maka bisa ditebak bayi yang ada di dalam kandungan berjenis kelamin laki-laki. Hmm, saya juga nggak tau yaa latar belakang kenapa mitos ini sampai bisa muncul ke permukaan :D

---

Orang-orang tentunya memiliki kebebasan mau nebak debay nya laki-laki atau perempuan. Tapi yang pasti, apapun jenis kelaminnya, orang tuanya harus menerima dan mensyukurinya :)

Kalau bagi saya, mitos-mitos yang saya sebutkan di atas emang sering saya dengar dari tetangga dan kerabat-kerabat lainnya. Yaah, menurut saya siih jangan terlalu diambil pusing lah yaa.. Buat happy happy aja.. Biarkan mereka menebak dengan segala teori yang mereka miliki, toh juga debay yang ada di kandungan sudah diatur jenis kelaminnya dari awal sama Sang Maha Pencipta, Allah Subhanahuwata'ala..

Sebenarnya saya sempatkan diri untuk membuat postingan kali ini karena besok saya rencananya akan periksa ke dokter. Saya penasaran juga bagaimana hasilnya (yaa walaupun hasil USG dari dokter pun nggak menjamin 100% apakah jenis kelamin debay nya nanti kalau udah lahiran sesuai dengan hasil USG atau tidak).

Tapi buat sharing aja, selama ini banyak teman-teman saya menebak kalau debay yang ada dalam perutku ini jenis kelaminnya perempuan. Mereka melihat dari bentuk perutku yang bulat dan melebar (tidak mancung ke depan). Nah, ada juga beberapa teman yang menebak kalau jenis kelamin debay laki-laki karena mukaku yang sering kusam hahaha. 

Baiklah, besok kalau saya jadi ke dokter kandungan (insyaallah) dan hasil USG nya sudah keluar akan saya posting juga di blog ini.,
So.. we'll see it tomorrow yaaaa !!!!!!





Auto Post Signature